Cara Daftar Paytren

Yakinkah Orang yang sudah meninggal bisa mendengar dan melihatmu

Jumat, Januari 12, 2018
Beberapa orang bertanya, “Apakah ruh orang yang sudah meninggal bisa mendengar perkataan orang yang masih hidup?”
Setelah-Kematian

Pertanyaan seperti ini sering muncul dari sebagian orang yang meragukan keberadaan ruh bisa mendengar orang yang masih hidup, mereka beranggapan bahwa saat orang sudah meninggal maka ia terputus dengan segala yang berkaitan dengan dunia.

Ada beberapa riwayat tentang jenazah yang mampu mendengar sebagai jawaban dari pertanyaan diatas. Imam al-Bukhari telah meriwayatkan dari Anas dari Nabi s.a.w. sebagai berikut:

اْلعَبْدُ اِذَا وُضِعَ فِى قَبْرِهِ وَتُوُلِّيَ وَذَهَبَ اَصْحَابُهُ حَتَّى اِنَّهُ لَيَسْمَعُ قَرْعَ نِعَالِهِمْ اَتَاهُ مَلَكَانِ فَأقْعَدَاهُ فَيَقُوْلانَ لَهُ مَاكُنْتَ تَقُوْلُ فِى هذَا الرَّجُلِ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم، فَيَقُوْلُ اَشْهَدُ اَنَّهُ عَبْدُاللهِ وَرَسُوْلُهُ فَيُقَالُ اُنْظُرْ اِلَى مَقْعَدِكَ مِنَ النَّارِ، اَبْدَلَكَ اللهُ بِهِ مَقْعَدًا مِنَ اْلجَنَّةِ، قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم، فَرَأَهُمَا جَمِيْعًا. وَاَمَّااْلكَافِرُ اَوِ الْمُنَافقِ فيَقوُل لا ادْرِيْ كُنْتُ اقَوُل مَا يَقوُل النَّاسُ فَيقَال لا دَرَيْتَ لا تَليَتَ ثمُّ يضرَبُ بمِطْرَقةَ مِنْ حَدِيْدٍ ضَرْبَةً بَيْنَ أذُنَيْه فيَصِيْحُ صَيْحَةً يَسْمَعُهَا مَنْ يَلِيْهِ اِلاَّ الثَّقَلَيْنِ.
Artinya: “Apabila seorang mayat telah diletakkan dalam kubur, dan orang-orang telah meninggalkannya, maka dua malaikat mendatanginya dan bertanya : bagaimana pendapatmu mengenai Muhammad ? ia menjawab, aku bersaksi ia adalah hamba Allah dan Rasulnya. Maka malaikat berkata, lihatlah tempatmu di neraka telah diganti dengan surge. Maka orang itupun bisa melihat surga dan neraka. Adapun orang kafir dan munafik, maka dia akan menjawab, “aku tidak tahu.” Dulu aku berpendapat sebagaimana pendapat orang-orang. Maka dikatakan kepadanya,“kamu tidak tahu dan tidak mau mengikuti orang-orang yang tahu.” Kemudian dipukullah dia dengan palu dan menjerit yang bisa didengar oleh penghuni kubur di sekitarnya.” (Shohih Bukhori juz 1 hal 448)

اِذَا وُضِعَتِ اْلجَنَازَةُ وَاحْتَمَلَهَا الرِّجَالُ عَلَى اعَنَاقهِمْ فَاِنْ كَانَتْ صَالحِةً قَالتْ قَدِّمُوْنىِ ، وَاِنْ كَانَتْ غَيْرَ صَالِحَةٍ قَالَتْ يَاوَيْلَهَا اَيْنَ تَذْهَبُوْنَ بِهَا، يَسْمَعُ صَوْتَهَا كُلُّ شَيْئٍ اِلاَّ اْلاِنْسَانَ وَلَوْ سَمِعَهُ صَعِقَ.

Artinya: “Ketika jenazah mau diantarkan ke kubur, jika ia seorang yang shaleh akan berkata: Segera bawa aku ke pemakaman. Dan jika ia bukan orang shaleh, ia akan berkata: Celakalah aku, mau kau bawa ke mana diriku. Suara tersebut bisa didengar oleh semua makhluk kecuali manusia, dan jika manusia mendengarnya maka akan pingsan.” (Shohih Bukhori juz 1 hal 442)

Thabrani, Ahmad, dan Ibnu Manbah dalam kitab Mirqatul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih (juz 5 hal 388) meriwayatkan hadits dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa Nabi s.a.w. bersabda:

اِنَّ اْلمَيِّتَ يَعْرِفُ مَنْ يَغْسِلُهُ وَمَنْ يَكْفِنُهُ وَمَنْ يُدْلِيْهِ فِى حَفَرَتِهِ

Artinya: “Sesungguhnya mayit mengetahui siapa yang memandikannya, mengkafaninya, membopongnya, dan yang memasukkannya ke liang lahat.”

Sa’id bin Zubair berkata: “Sesungguhnya orang yang telah meninggal dunia tahu atas kondisi keluarganya yang masih hidup, jika kerabatnya baik, dia akan merasa bahagia, jika mereka buruk, maka akan merasa sedih.”

Ibnu Munabbih berkata: “Sesungguhnya Allah membangun istana di langit ketujuh bernama istana Baidha’ untuk mengumpulkan ruh orangorang mukmin. Jika ada penduduk bumi yang meninggal dunia, maka dia akan disambut para ruh dan ditanya tentang berita penduduk bumi, sebagaimana pertanyaan untuk keluarga yang baru datang dari bepergian.”

Adapun tentang kembalinya ruh ke dalam jasad orang yang meninggal, terdapat riwayat dari Bara’ bin ‘Azib: “Kami keluar bersama Nabi s.a.w. lalu kami duduk dengan tenang seolah-olah di kepala kami terdapat burung yang hinggap, lalu Nabi mengangkat pandangannya dan kemudian menunduk. Kemudia bersabda, “sesungguhnya jika seorang mukmin berada dalam kubur, maka dia dihampiri malaikat dengan duduk di dekat kepalanya sembari berkata, ‘Keluarlah wahai jiwa yang tenang menuju ampunan dan ridha Allah.’

Maka ruh orang itu keluar mengalir bagaikan air hujan, dan para malaikat turun dari surga dengan wajah berseri dan membawa kain kafan dan ramuan pengawet dari surga. Mereka duduk di sekitar mayat itu secara berderet sejauh mata memandang, jika malaikat mencabut ruh tersebut, maka dia tidak akan membiarkan ruh itu berada di tangannya walau hanya sekejap. Itulah yang dimaksud dengan ayat,

تَوَفَتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لاَيُفَرِّطُوْنَ

“Dia diwafatkan oleh malaikatku dan aku tidak melalaikan kewajibannya.” (QS. al-An’am: 61)

Rasulullah bersabda: “Ruh orang mukmin keluar dengan aroma paling harum yang pernah dijumpai, dan para malaikat akan naik ke langit dengan membawa ruh tersebut melewati ruh para umat terdahulu, mereka bertanya, ‘ruh siapakah itu?’ dijawab, ‘ini adalah ruh si polan.’ Sampai akhirnya para malaikat sampai di pintu langit dunia, lalu dibukakan pintu untuk mereka.

Dan mereka digiring oleh malaikat Muqarrabin yang berada di tiap-tiap lapis langit sampai berhenti di langit ketujuh. Maka Allah berfirman, ‘Tulislah orang ini dalam “Iliyyin.”

Setelah itu dikatakan pada Malaikat, ‘Kembalikan lagi dia ke bumi, karena sesungguhnya aku telah berjanji kepada mereka bahwa aku telah menciptakan dari unsur bumi, aku akan mengembalikan mereka padanya, dan akan membangkitkan mereka darinya.’ Akhirnya malaikat mengembalikan ruh tersebut ke bumi untuk di tempatkan ke dalam jasadnya, lalu ada dua malaikat yang menghampirinya. Keduanya sangat galak.

Mereka menghardik dan menyuruhnya untuk duduk. Lalu keduanya bertanya, “Siapakah Tuhanmu dan apa agamamu ?.” Ruh itu menjawab, “Allah Tuhanku dan Islam agamaku.” Lalu ditanya lagi, “Bagaimana pendapatmu tentang lakilaki yang diiutus untuk kalian ?” dia menjawab “Dia adalah utusan Allah.” Ditanya lagi, “Apayang membuatmu mengetahui hal itu ?” Dia menjawab, “Telah datang kepada kami berbagai bukti dari Tuhan kami maka kamipun mengimani dan membenarkannya.” Kemudian Rasul s.a.w. bersabda, “Itulah yang dimaksud dengan firman Allah s.w.t. “Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan akhirat.” (QS. Ibrahim : 27)

Rasulullah s.a.w. bersabda: “Lalu ada penyeru dari langit, ‘Sungguh hambaku telah berkata benar.’ Maka Malaikat memberinya pakaian dan menggelarkan permadani dari surga. Diapun bisa melihat tempatnya di surga. Amal kebaikannya menjelma menjadi seorang laki-laki tampan nan wangi dan berkata, ‘Berbahagialah kamu atas apa yang telah disiapkan Allah s.w.t. berbahagialah kamu karena mendapatkan ridha Allah s.w.t. dan tempat tinggal yang kekal.

Lalu ruh itu bertanya: “Semoga Allah juga membuatmu bahagia, Siapakah dirimu sebenarnya? karena wajahmu merupakan wajah yang menyambut kami dengan baik, lelaki itu menjawab, “Inilah hari dan sesuatu yang telah lama dijanjikan untukmu.

Aku adalah amal shalehmu. Demi Allah aku telah menyaksikanmu sangat cepat melakukan ketaatan kepada Allah dan enggan melakukan kemaksiatan, oleh karena itulah Allah memberikan balasan yang baik untukmu. Kemudian ruh itu berdoa, “Ya Allah segerakanlah kiamat agar aku bisa kembali kepada keluarga dan hartaku.” Namun jika ia orang yang durhaka, maka malaikat akan berkata, “Keluarlah wahai jiwa yang buruk, hadapilah murka dan siksa Allah. Lalu ada malaikat yang turun dengan muka seram sambil membawa kain kafan.

Rasulullah bersabda : “Maka ruh orang itu dipisahkan dari jasadnya sampai terputus urat nadinya seperti besi bercabang yang ditarik dari kumpulan bulu yang basah. Ruh itu diambil oleh para malaikat dengan bau yang sangat busuk, dia akan melewati gerombolan arwah yang berada antara langit dan bumi. Para malaikat berkata, “Ruh siapa yang sangat busuk ini ?” Maka dijawab, “ Ini adalah ruh fulan.” Sampai akhirnya berhenti di langit dunia dan tidak dibukakan pintu oleh malaikat penjaganya. Lalu Allah berfirman, “Kembalikanlah dia ke bumi sesungguhnya aku telah berjanji bahwa mereka telah aku ciptakan dari unsur bumi dan akan aku bangkitkan darinya.” Rasulullah s.a.w. bersabda, “Maka ruh itu kemudian dilempar dari atas langit.” Lalu beliau membaca ayat berikut ini:
وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللهِ فَكَأَنَّمَا خَرَّ مِنَ السَّمَاءِ
Artinya: “Barang siapa mempersekutukan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit.” (QS. al-Haj : 31).

Orang itupun akhirnya dikembalikan ke bumi dan ruhnya dikembalikan lagi ke dalam jasadnya, lalu dia didatangi dua malaikat yang sangat bengis dan mneyuruhnya untuk duduk, lalu bertanya, “Siapakah Tuhanmu, dan apakah agamamu ?” orang tersebut akan menjawab, “Aku tidak tahu, aku mendengar orang-orang mengatakan hal tersebut.” Lalu malaikat berkata, “Kamu memang tidak mengetahuinya.” Lalu dia dihimpit liang kuburnya sampai tulang rusuknya berantakan, lalu amalnya menjelma menjadi lakilaki yang buruk rupa, berbau busuk dan berpakaian jelek, dan berkata, ‘Terimalah adzab dari Allah.’ Orang tersebut lalu bertanya, “Siapakah engkau ?” wajahmu seperti wajah orang yang membawa keburukan.” Laki-laki tersebut menjawab, ‘Aku adalah amal burukmu, demi Allah aku telah menyaksikan dirimu sangat malas melakukan ketaatan kepada Allah dan gemar melakukan maksiat.

Lalu Allah mendatangkan malaikat yang bisu lagi tuli dengan membawa besi yang mampu membuat gunung menjadi debu, lantas orang tersebut dipukuli hingga menjerit-jerit sampai bisa didengar oleh makhluk kecuali jin dan manusia, kemudian ruh orang tersebut dikembalikan ke dalam jasadnya untuk menerima pukulan berikutnya. (Ithaf al Khairoh karya Ahmad Al Bushairy juz 2 hal 436)

Berkata Imam Haramain dan al-Faqih Ibnu al-‘Arabi dan Imam Saifuddin al-Amidi,

اِتَّفَقَ سَلَفُ اْلاُمَّةِ قَبْلَ ظُهُوْرِ اْلمُخَالِفِ وَاَكْثَرُهُمْ بَعْدَ ظُهُوْرِهِ عَلَى اِثْبَاتِ اِحْيَاءِ اْلمَوْتَى فِى قُبُوْرِهِمْ، وَمَسْأَلَةُ اْلمَلَكَيْنِ لَهُمْ، وَاِثْبَاتِ عَذَابِ اْلقَبْرِ لِلْمُجْرِمِيْنَ وَاْلكَافِرِيْنَ.

Artinya: “Telah bersepakat ulama salaf, sebelum munculnya perbedaan pendapat, bahwa orang yang meninggal dunia akan kembali dihidupkan di dalam kuburmya, juga tentang pertanyaan dua orang malaikat, dan siksa kubur bagi orang-orang yang berbuat dosa.”

Sedangkan firman Allah s.w.t.

 وَاَحْيَيْتَنَا اثْنَتَيْنِ 
“Dan engkau telah menghidupkan kami dua kali.” (al-Ghafir : 11)

Maksudnya adalah, kehidupan di alam kubur dan kehidupan di alam Mahsyar. Ketahuilah bahwa sesungguhnya hadits tentang Malaikat Maut, dan derajat di akhirat, adalah perkara yang bersifat mutasyabihat yang tidak ada analisis rasional di dalamnya. Manusia benar-benar diuji untuk mempercayainya.

Ahlussunah telah sepakat bahwa orang yang meninggal dunia mampu mengambil manfaat dari amalan orang yang masih hidup. Hal ini setidak-tidaknya dalam dua hal: pertama, Shadaqah Jariyah, dan kedua, Doa orang-orang muslim, dan lain-lain. Tetapi para ulama berbeda pendapat mengenai bentuk ibadah fisik. Seperti puasa, shalat, bacaan al-Qur’an, dan alunan dzikir.

Mayoritas para ulama’ berpendapat, bahwa pahala dari semua hal-hal di atas bisa sampai kepada mayit. Sedangkan para ahli bid’ah mengatakan, bahwa pahala tersebut tidak bisa sampai kepada mayit. Pendapat yang terakhir ini mendasarkan pada al-Qur’an dan Sunah sebagai berikut :

وَاَنْ لَيْسَ لِلاِنْسَانِ اِلاَّ مَا سَعَى

Artinya: “Dan sesungguhnya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang diusahakannya.” (QS. al-Najm : 39)

Namun demikian ayat di atas tidak menafikan kemungkinan seseorang mendapatkan manfaat dari usaha orang lain. Yang dinafikan oleh Allah dalam ayat itu adalah kemungkinan untuk memiliki sesuatu yang tidak dia upayakan. Karena seseorang (dalam ibadah) dapat menghadiahkan pahalanya untuk dirinya atau untuk orang lain. Karena Allah s.w.t. tidak berfirman dengan,

اِنُّهُ لا ينتَفِعُ اِلا مَا سَعَى
“Sesungguhnya seseorang tidak bisa mengambil manfaat kecuali apa yang telah dia usahakan.”

Wallohu Alam bish Showab...

Artikel bersumber : https://www.facebook.com/portalmuslimberiman

Cara membuat artikel tanpa kolom komentar

Rabu, Januari 10, 2018
Sebagai Blogger Tulen biasanya akan menyediakan kolom komentar untuk sekedar memberi kritik dan saran bagi pembacanya karena Blog tanpa komentar kurang asyik bagaikan sayur tanpa ada kecut-kecutnya maka tidak jarang para Blogger memasang kolom komentar di blognya namun ada bagian-bagian khusus dimana artikel tidak pantas dikomentari karena akan telihat "wagu" ( Java Language)
atau ga pas, apa saja yang terlihat Wagu, ini dia?
dan lain-lain Artikel berikut akan terlihat wagu jika ada kolom komntarnya. coba Sobat lihat

Artikel-tanpa-komentar

Biasanya akan memicu para Spammer untuk mengisinya dengan Iklan, lalu Bagaimana Cara membuat artikel tanpa kolom komentar.
Berikut Triknya.

Pertama Pastikan sobat Punya Artikel

yah ini terlihat ngejek, pastinya punya lah, Ok lanjut sebelum sobat membuat artikel tanpa kolom komentar jangan di Publish dulu atau kalo sudah kadung di Publish ya ga apa-apa nanti pembahasannya beda.


Setelah sobat sudah membuat Artikel coba sobat tengok ke sebelah kiri atas, terserah sobat mau menghadap kemana, jika sobat melihat penampakkan seperti ini segeralah baca Bismillah,

Cara-membuat-artikel-tanpa-kolom-komentar
Lalu apa yang harus anda lakukan, Di bagian Setelan Entri ini silahkan Sobat
  1. Pilih gambar Gear 
  2. Pilih Jangan Bolehkan, sembunyikan yang ada ( jika sobat sudah terlanjur Publish)
  3. Pilih Selesai

Yang kedua Pilih Pratinjau

Masih di kolom Setelan Entri Coba Sobat Pilih Pratinjau Artikelnya yang merupakan gambaran nanti setelah Sobat Publish, Setelah terlihat rapi dan tidak ada Kolom Komentarnya saatnya sobat Publish.

Yang Ketiga 

Jangan lupa share and coment juga Subscribe 
Ok selamat Mencoba

Cara Kerja Bisnis PayTren Ustadz Yusuf Mansur di Jaman Now

Selasa, Januari 09, 2018 0
Cara-Kerja-Bisnis-PayTren-Ustadz-Yusuf-Mansur
PayTren adalah Aplikasi di Google Playstore yang dapat digunakan pada semua jenis Smartphone untuk melakukan transaksi pembayaran layaknya ATM, SMS/Mobile Banking, PPOB (Payment Point Online Bank) dan lain sebagainya, gampangnya jika sobat punya Aplikasi Whatsapp maka kemungkinan besar Aplikasi Paytren juga bisa sobat pasang/unduh.

Paytren adalah produk dari PT. VERITRA SENTOSA INTERNASIONAL (TRENI) sebuah perusahaan milik Ustadz Yusuf  Mansur yang memasarkan Lisensi Aplikai PayTren ,dimana system pemasarannya dikembangkan melalui kerjasama kemitraan (Direct Selling) dengan konsep Jejaring/Networking, dengan adanya paytren di smartphone semua tagihan akan terbayar dalam hitungan detik, tanpa harus cape-cape keluar rumah keluar ongkos ini itu, kapanpun dan dimanapun,


Inilah Cara Kerja Bisnis PayTren Yusuf Mansur

1. Mengalihkan Semua Transaksi.

Cara-Kerja-Bisnis-PayTren-Ustadz-Yusuf-Mansur
Di Era Digital saat ini kita dituntut untuk serba cepat, serba hemat, serba efisien, jika kita hanya melakukan rutinitas seperti biasa dengan cara manual bayar Listrik di loket, bayar tagihan di loket bayar pulsa di konter dan bayar-bayar apapun kita harus ke Kantor pembayaran, tentunya kita akan ketinggalan jauh dengan yang lain, oleh karena itu kita perlu mengalihkan semua transaksi pembayaran dengan menggunkan Aplikasi Paytren

Baca Juga : Cara Daftar Paytren Ustadz Yusuf Mansur Tanpa ribet

Selain kita membantu meringankan pekerjaan karyawan kita juga termasuk membantu memelihara ekonomi Negara karena uang yang kita keluarkan jelas laporannya dari kita untuk kita dan kembali ke kita, disinilah gurihnya setiap transaksi apapun dengan menggunakan Aplikasi paytren akan ada cahsbacknya (seperti uang kembalian beberapa persen) bukan hanya dari kita tapi dari semua orang yang kita refferensikan untuk menggunakan paytren kita juga akan kebagian Cashbacknya

2. Apa saja Fitur yang ada di Aplikasi PayTren :

Fitur-fitur-paytren

  • Isi Pulsa (Malaysia, Hongkong, Indonesia)
  • Beli Voucher Game
  • Token TV Prabayar
  • Token PLN
  • Leasing
  • Tagihan Listrik
  • PDAM
  • Tiket Pesawat
  • Tiket Kereta API
  • ePIN
  • Sedekah
  • Aqiqah
  • Asuransi Jiwa
  • Toko online
  • Inspirasi dari UYM
  • Doku/Uang Elektronik, Dll 
dan masih banyak fitur lain yang akan selalu di Update kedepannya


3. Rekomendasikan Orang lain untuk memakai Paytren.

Saat ini lebih dari 1,8 Juta penduduk Indonesia baik di dalam maupun luar Negeri bertransaksi Payment menggunakan Aplikasi Paytren, jika saat ini sobat telah memakai Aplikasi PayTren dan merasakan manfaat dan kemudahan yang ada didalamnya serta merasakan komisi yang sobat dapat disetiap transaksi, saatnya sobat Refferensikan teman, saudara atau siapa saja untuk menggunakan Paytren. karena akan ada komisi dan juga rewards yang disediakan oleh perusahaan PT. Veritra Sentosa Internasional/Treni sebagai tanda terima kasih kepada anda yang telah merefferensikan orang lain untuk menggunkan Paytren

4. Keuntungan yang akan didapatkan

Beberapa temen-temen sobat ada yang bertanya "Apa saja sih keuntungannya jika kita pake Paytren?" Sobat akan mendapatkan banyak manfaat & keuntungan, diantaranya:
  • Praktis, Efisien dan menguntungkan
  • Tidak ada beban BIAYA bulanan
  • Cashback dari tiap transaksi
  • Biaya Admin lebih hemat dari loket manapun
  • Harga pulsa Nasional, dimanapun anda membeli pulsa harganya sama
  • Bisnis yang dapat diwariskan
  • Komunitas POSITIF Online/Offline Kopdar melalui SPT, OPT dsb
  • Berkumpul dengan Komunitas Paytren Succes Comunity lihat disini www.psc.cool
  • Aplikasi Paytren KP25 Gratis
  • Aplikasi Paytren Society V5. memungkinkan Saling Kordinasi antar Mitra
  • Akses Paytren Academy (sekolah digital UYM) tempat belajar mitra paytren
  • Akses belanjaqu Web Online Shop semacam LAZADA, OLX d
  • Investasi melalui Paytren Aset Management
  • Wawasan luas karena selalu Update tanpa cari-cari berita
  • Bimbingan 24jma sampai balik Modal
  • Pembelajaran Pengembangan diri sampai menjadi Entrepreneur.
  • Program Paytren Umroh Merdeka (Merealisasikan Dekatkan diri ke Ka'bah)
  • Investasi Akhirat (Sedekah Harian/mingguan/bulanan Via Aplikasi Paytren. untuk Para penghafal qur'an di PP Daqu (Darul qur'an)
Dan masih banyak lagi kelebihan-kelebihan dan keuntungan Paytren yang akan anda dapatkan, inilah mereka yang sudah merasakan paytren.
Ini adalah akun saya

Cara Kerja bisnis paytren dan Bonus-Bronze-leader-Paytren










Segera masuk ke Paytren jadilah bagian dari Keluarga besar Paytren Jangan sampai keduluan lagi sama yang lainnya Komunitas Positif teman-teman baru hidup berkah bisnis melimpah akan semakin dekat ke Ka'bah, Amin.

Berani Sukses Berani Berani mencoba
Sukses itu berproses bukan banyak Protes

Jangan sampai menunggu orang lain sukses karena belum tentu kesempatan ini datang 2 kali InsyaAllah seiring berjalannya waktu akan semakin faham dan terasa manfaatnya

5. Cara mendapatkan Penghasilan di PayTren?

  • Gunakan aplikasi PayTren untuk bertransaksi secara Pribadi maka setiap transaksi akan mendapatkan Cashback/Uang kembalian.
  • Membuka LOKET pembayaran, setiap transaksi akan dapat Cashback/Uang kembalian yang lebih besar dari cashback transaksi Pribadi.
  • Ikut serta dalam program UMROH(AGEN UMROH) maka anda berkesempatan mendapatkan bonus yang lebih BESAR.
  • Ikut serta memasarkan Lisensi dan membangun komunitas bisnis maka akan dapat bonus (pasif income dan aktif income) serta reward tanpa di UNDI

FAQ (Frequently Asked Question)


● Berapa batasan USIA jadi PEBISNIS PayTren?
Jika Sudah memiliki NIK (nomor induk kependudukan) walaupun masih TK bisa di daftarkan.

● Apakah yang NON Muslim BISA jadi PEBISNIS PayTren?
Tentu saja BISA, walaupun owner PayTren seorang Ustad bukan berarti yang NON Islam tidak boleh Gabung. Karena PayTren Terbuka Untuk Semua KALANGAN dan AGAMA.

● Bagaimana balikin MODAL Pembelian Lisensi 350.000 itu ?
Anda tak usah bingung cara balikin modal itu, CUKUP menggunakan aplikasi PayTren untuk melakukan transaksi kebutuhan BULANAN anda dengan begitu UANG 350.000 lama kelamaan akan balik kok. KARENA, Tiap Transaksi Beli-beli atau Bayar-bayar menggunakan PayTren akan dapat cashback Transaksi.

● Apakah ada cara CEPAT balikin MODAL Pembelian Lisensi 350.000?
Tentu saja ADA, Dengan mengajak satu orang Anda kan mendapatkan Rp 75.000 x 10 orang = Rp 750.000. Itu baru sepuluh orang, bayangkan jika ada 30, 60 atau seratus.

● Apakah ada TARGET Transaksi Perbulan di PayTren?
TIDAK ADA. Pakai suka-suka, bayar suka-suka.

● Apakah ada PRODUK / BARANG yang harus di beli Tiap bulan di PayTren?
TIDAK ADA. tapi PayTren menyediakan fasilitas Marketplace untuk transaksi jual beli khusus member.

● Berapa lama ID PayTren AKTIF?
ID PayTren BERLAKU SEUMUR HIDUP dan BISA diwariskan.

● Apakah ada biaya ADMINISTRASI perbulan atau pertahun di PayTren?
Tidak ada sama sekali

● Apakah harus isi Saldo / Deposit tiap bulan?
TIDAK HARUS. Isi seusai kebutuhan Anda saja.

● Apakah ada biaya ADMIN saat isi Saldo / Deposit?
TIDAK ADA SAMA SEKALI. hanya kode unik untuk keperluan sistem dan akan masuk ke saldo Anda.

● Apakah SALDO / Deposit PayTren bisa di gunakan untuk belanja?
TENTU saja BISA, BELANJA tanpa menggunakan kartu kredit karena PayTren sudah bekerjasama dengan DoKu Wallet (uang elektronik).

● Apakah SALDO / Deposit jika TIDAK digunakan dalam waktu yang LAMA akan kadaluarsa?
TIDAK ada iatilah MASA KADALUARSA di bisnis PayTren.

● Apakah daftar jadi PEBISNIS PayTren untuk jualan PULSA atau buka Loket PPOB?
Daftar jadi PEBISNIS PayTren BUKAN untuk jualan PULSA atau buka Loket PPOB. Tapi, daftar PEBISNIS PayTren di sarankan UNTUK JUAL LISENSI (kode serial) seperti yang dilakukan BILL GATES

● Apakah jadi PEBISNIS PayTren harus jual LISENSI???
Tidak Harus. Jika Anda ngak mau uang tambahan.

● Apakah jadi PEBISNIS PayTren harus memiliki tempat usaha / kantor?
Tidak Harus, jadi PEBISNIS PayTren itu simpel, bisa di lakukan di mana saja.

● Apa untungnya jual Lisensi PayTren?
Menjual SEKALI UNTUNG BERKALI-KALI.

● Setelah JADI PEBISNIS PayTren apakah harus stock Lisensi / Kode Serial dan Apakah harus punya MODAL besar?
TIDAK harus stock Lisensi dan TANPA modal juga bisa jual Lisensi …. keren kaaaan…


PERLU ANDA KETAHUI!!!

PayTren bukan SAINGAN bisnis anda, tapi justru PENUNJANG bisnis anda.
Anda punya Online Shop, Bisnis Produk Kecantikan, Herbal, atau Produk apapun.
Pasti punya kebutuhan Transaksi, dan PAYTREN memberikan kemudahan.

Alamat Kantor PayTren.
Kantor Pusat
BANDUNG
Kantor Cabang
– SINGAPORE
– MALAYSIA

Legalitas Treni

TRENI telah mengantongi LEGALITAS lengkap, diantaranya:
◎ Akta Pendirian No.47 Tgl 10 Juli 2013Â Notaris H.Wira Francisca, SH., MH
◎ SK Kehakiman No.AHU-41742.AH.01.01 TAHUN 2013
◎ SIUP BESAR No.510/3.5674/P.2.3.4/7913-BPPT
◎ TDP No.101114619445
◎ NPWP N66.604.585.1-424.000
◎ Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL)Sementara Nomor : 45/1/IU/PMDN/2014
◎ Anggota Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) 0156/08/14

Hanya dengan modal TIGA RATUS LIMA PULUH RIBU RUPIAH Rp350. 000 anda sudah bisa BERHEMAT, BERSEDEKAH, BERBISNIS dan mendapatkan INSPIRASI dari UYM lewat Aplikasi PayTren serta bertemu komunitas POSITIF

Program-Program Dasar PayTren

Dengan terdaftar sebagai mitra PayTren Anda berhak mendapatkan dan mengikuti Program-Program yang di adakan oleh PayTren, inilah Program-Programnya.

Paytren-umroh


Umroh PayTren
Mitra PayTren bisa Umroh Gratis bersama Program Umroh PayTren selain dari itu bisa sekaligus menjadi Agen Umroh dengan Sistem Syariah bekerjasama dengan DaQu Travel


PayTren Messenger
PayTren Messenger adalah aplikasi chating karya anak bangsa yang khusus untuk Komunitas PayTren dan selalu mendapatkan bimbingan dari Ustadz Yusuf Mansur


Marketplace BelanjaQu
Bagi Anda yang suka Bisnis Online atau produk yang dipasarkan secara Online, Menjadi Mitra PayTren bisa bertransaksi Jual Beli di BelanjaQu dengan sistem Cashback

.

Loket PayTren
Menjadi Mitra PayTren berkesempatan membuka peluang bisnis tambahan dengan membuka Loket PayTren semua transaksi PayTren bisa dilakukan dengan Cashback yang lebih besar

Pembelian-lisensi-paytren-kebumen

Hukum Transaksi via E-commerce

Senin, Januari 08, 2018 1
Kemajuan teknologi dan informasi telah mengantarkan pada pola kehidupan umat manusia yang lebih mudah. Sehingga merubah pola sinteraksi antar anggota masyarakat. Pada era teknologi dan informasi ini, khususnya internet, seseorang dapat melakukan perubahan pola transaksi bisnis, baik berskala kecil maupun besar. yaitu perubahan dari paradigma bisnis konvensional menjadi paradigma bisnis elektronikal. Paradigma baru tersebut dikenal dengan istilah Electronic Commerce, umumnya disingkat E-Commerce.
Hukum transaksi E-commerce
Kontrak elektrik adalah perjanjian para pihak yang dibuat melalui sistem elektronik, maka jelas, kontrak elektronikal tidak hanya dilakukan melalui internet semata, tetapi dapat juga dilakukan melalui medium facsimile, telegram, telex, dan telpon, kontrak elektronikal yang menggunakan media informasi dan komunikasi terkadang mengabaikan rukun jual beli (bai’), seperti sighat, ijab qabul, dan syarat pembeli dan penjual yang harus cakap hukum, bahkan dalam hal transaksi elektronikal ini belum diketahui tingkat keamanan proses transaksi, identifikasi pihak yang berkontrak, pembayaran, dan ganti rugi akibat kerusakan, bahkan, akad nikah pun sekarang telah ada yang menggunakan fasilitas telpon atau Cybernet.

Pertanyaan

  1. Bagaimana hukum transaksi via elektronik, seperti media telpon, e-mail, atau sosial media dalam akad jual beli?
  2. Sahkan pelaksanaan akad jual-beli yang berada di majlis terpisah?


Jawaban

Dalam literatur fiqh, ada beberapa pendapat yang bisa kita jadikan rujukan untuk memecahkan masalah tersebut. Jual beli online memang sudah semakin menjamur di era digital sekarang ini, akan tetapi juga tidak menutup kemungkinan kita bisa membuat analisis dari berbagai masalah yang timbul pada jaman dahulu yang kemudian bisa kita kontekstualisasikan untuk menjawab permasalahan jaman sekarang. Prinsip silogisme menjadi metode analisis yang digunakan untuk menjawab pertanyaan diatas.

Menurut qaul al-Azhhar, akad tersebut sungguh tidak sah selain dalam masalah fuqa’-sari anggur yang dijual dalam kemasan rapat/tidak terlihat- (jual beli barang ghaib), yakni barang yang tidak terlihat oleh dua orang yang bertransaksi, atau salah satunya. Baik barang tersebut berstatus sebagai alat pembayar maupun sebagai barang yang dibayari. Meskipun barang tersebut ada dalam majlis akad dan telah disebutkan kriterianya secara detail atau sudah terkenal secara luas -mutawatir-, seperti keterangan yang akan datang. Atau terlihat di bawah cahaya, jika cahaya tersebut menutupi warna aslinya, seperti kertas putih. Demikian menurut kajian yang kuat. (Nihayah al-Muhtaj ila Syarh al-Minhaj Juz III, h. 415-416)

Muhammad Syaubari al-Khudhri berkata: “Termasuk padanan kasus tercegah melihat mabi’-barang yang dijual- adalah melihat mabi’ dari balik kaca. Cara demikian tidak mencukupi syarat jual beli. Sebab, standarnya adalah menghindari bahaya ketidakjelasan mabi’, yang tidak bisa dipenuhi dengan cara tersebut. Sebab, secara umum barang yang terlihat dari balik kaca terlihat beda dari aslinya. Demikian keterangan dari syarh al-Ramli.” (Hasyiyah al-Bujairami ‘ala al-Khatib Juz I, h. 262)

Syaikh Zakaria al-Anshari menjelaskan bahwa dalam jual beli dapat diperhitungkan ungkapan yang menunjukkan kerelaan atau yang bersubtansi sama dari ungkapan yang memanifestasikan kerelaan, seperti tulisan atau sesamanya, seperti isyarat orang bisu. Demikian penjelasan Barmawi dalam kitab Futuhat al-Wahhab bi Syarh Manhaj al-Thullab Juz III, h. 8.

Hal senada juga dijelaskan oleh Muhammad bin Ahmad al-Syatiri yang berpendapat bahwa hal yang diperhitungkan dalam akad-akad adalah subtansinya, bukan bentuk lafalnya. Dan jual beli via telpon, teleks dan telegram dan semisalnya telah menjadi alternatif utama dan dipraktikkan. (Syarh al-Yaqut al-Nafis Juz II, h. 22)

Ibn Hajar al-Haitami dalam Tuhfah al-Muhtaj wa Hasyiyah al-Syarwani (Juz IV, h. 221-222) menjelaskan bahwa tetap sah jual beli dari selain orang yang sedang mabuk, yang tidak mengerti. Sebab ia tidak termasuk orang yang sah niatnya, seperti keterangan dalam bab Talak yang akan datang. (dengan sighat kinayah) beserta niat … Menulis yang tidak pada zat cair dan udara termasuk kinayah. Maka jual beli dengannya disertai niat hukumnya sah.

Meskipun bertransaksi dengan orang yang hadir dalam majlis akad. Maka ia harus segera menerima akad tersebut ketika mengetahuinya, dan khiyar mereka berdua berlaku sampai bubarnya majlis penerimaan –qabul– akad. (Ungkapan Ibn Hajar “dan menulis …”) Dan sama dengannya, berita via teknologi kabel -telpon- yang dikembangkan pada zaman sekarang ini. Maka akad dengannya termasuk kinayah menurut kajian yang kuat.

Dengan berdasarkan beberapa pendapat dan analisis para ulama ahli fiqih diatas, dapat disimpulkan:
  1. Hukum akad jual beli melalui alat elektronik sah, apabila sebelum transaksi kedua belah pihak sudah melihat mabi’ (barang yang diperjual belikan) atau telah dijelaskan baik sifat maupun jenisnya, serta memenuhi syarat-syarat dan rukun-rukun jual beli lainnya.
  2. Pelaksanaan akad jual-beli meskipun di majlis terpisah tetap sah.


Wallohu A’lam.

Benarkah ruhnya orang yang sudah meninggal bisa kembali ke rumah setiap malam jumat adakah dalilnya

Senin, Januari 01, 2018 0
keadaan ahli kubur pada malam jum at

Jika anda Orang jawa dan lahir  ditahun 85 an Pastinya Faham dengan Puji-pujian di bawah ini yang biasanya Muadzin melantunkannya sebelum Sholat berjamaah di kerjakan sembari nunggu Imam,
Entah siapa yang  membuatnya tapi benar-benar mengena banget. Ini  Syairnya.

"Tiap Malam Jum'at Ahli Kubur Tilik Umah,
Nyuwun dikirim Donga maca Quran Sakalimah,
Mboten diparingi Ngusap dada Mrebes Mili,
Bali Menyang Kuburan
Kudung tangan Tetangisan"

Terjemah Bahasa Indonesia.

"Setiap Malam Jumat Ahli Qubur (Orang yang sudah meninggal) menyambangi Rumah
Meminta diberi do'a dari anak cucu dan Keluarganya, dengan membaca Qur'an Walaupun Satu Kalimat (Satu Ayat)
Jika  tidak diberi maka si ahli Kubur mengelus dada sambil berlalu menuju Kuburnya sembari meletakkan tangannya di atas Kepala, sambil menangis"
apakah roh orang meninggal bisa melihat kita

Apakah ruh orang meninggal selalu kembali ke rumah setiap malam jumat
Apakah arwah pulang setiap malam jumat
Apakah roh orang meninggal di bulan ramadhan
Apakah ada hadits arwah malam jumat
Apa itu arwah menurut islam
Bagaimana keadaan ahli kubur pada malam jum at

Apakah ini terlihat seperti Dongeng yang di lantunkan para ahli klenik yang terkenal dengan lingsir wenginya,

Bukan !!! ini Cerita nyata yang di ambil dari Kitab-kitab Ahlussunnah Waljamaah, dalam kitab Hadiyatul Ahya’ lil Amwat hlm: 184-185, karya Abul Hasan Ali bin Ahmad bin Yusuf bin Ja’far Al-Hakkari (w=486 H) disebutkan:

ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ» : ﺇﻥ ﺃﺭﻭﺍﺡ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﻳﺄﺗﻮﻥ ﻛﻞ ﺟﻤﻌﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻓﻴﻘﻔﻮﻥ ﺑﺤﺬﺍﺀ ﺩﻭﺭﻫﻢ ﻭﺑﻴﻮﺗﻬﻢ ﻓﻴﻨﺎﺩﻱ ﻛﻞ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﻨﻬﻢ ﺑﺼﻮﺕ ﺣﺰﻳﻦ: ﻳﺎ ﺃﻫﻠﻲ ﻭﻭﻟﺪﻱ ﻭﺃﻫﻞ ﺑﻴﺘﻲ ﻭﻗﺮﺍﺑﺎﺗﻲ، ﺍﻋﻄﻔﻮﺍ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺑﺸﻲﺀ، ﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﺍﺫﻛﺮﻭﻧﺎ ﻭﻻ ﺗﻨﺴﻮﻧﺎ، ﻭﺍﺭﺣﻤﻮﺍ ﻏﺮﺑﺘﻨﺎ، ﻭﻗﻠﺔ ﺣﻴﻠﺘﻨﺎ، ﻭﻣﺎ ﻧﺤﻦ ﻓﻴﻪ، ﻓﺈﻧﺎ ﻗﺪ ﺑﻘﻴﻨﺎ ﻓﻲ ﺳﺤﻴﻖ ﻭﺛﻴﻖ، ﻭﻏﻢ ﻃﻮﻳﻞ، ﻭﻭﻫﻦ ﺷﺪﻳﺪ، ﻓﺎﺭﺣﻤﻮﻧﺎ ﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﻻ ﺗﺒﺨﻠﻮﺍ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺑﺪﻋﺎﺀ ﺃﻭ ﺻﺪﻗﺔ ﺃﻭ ﺗﺴﺒﻴﺢ، ﻟﻌﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺮﺣﻨﺎ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻧﻮﺍ ﺃﻣﺜﺎﻟﻨﺎ، ﻓﻴﺎ ﺣﺴﺮﺗﺎﻩ ﻭﺍﻧﺪﺍﻣﺎﻩ ﻳﺎ ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ، ﺍﺳﻤﻌﻮﺍ ﻛﻼﻣﻨﺎ، ﻭﻻ ﺗﻨﺴﻮﻧﺎ، ﻓﺄﻧﺘﻢ ﺗﻌﻠﻤﻮﻥ ﺃﻥ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻔﻀﻮﻝ ﺍﻟﺘﻲ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻜﻢ ﻛﺎﻧﺖ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻨﺎ، ﻭﻛﻨﺎ ﻟﻢ ﻧﻨﻔﻖ ﻓﻲ ﻃﺎﻋﺔ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﻣﻨﻌﻨﺎﻫﺎ ﻋﻦ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﺼﺎﺭ ﻭﺑﺎﻻً ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻭﻣﻨﻔﻌﺘﻪ ﻟﻐﻴﺮﻧﺎ، ﻭﺍﻟﺤﺴﺎﺏ ﻭﺍﻟﻌﻘﺎﺏ ﻋﻠﻴﻦ ﺍ« ، ﻗﺎﻝ: » ﻓﻴﻨﺎﺩﻱ ﻛﻞ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﻨﻬﻢ ﺃﻟﻒ ﻣﺮﺓٍ ﻣﻦ ﺍﻟﺮﺟﺎﻝ ﻭﺍﻟﻨﺴﺎﺀ، ﺍﻋﻄﻔﻮﺍ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺑﺪﺭﻫﻢ ﺃﻭ ﺭﻏﻴﻒ ﺃﻭ ﻛﺴﺮﺓ « ﻗﺎﻝ: ﻓﺒﻜﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﺑﻜﻴﻨﺎ ﻣﻌﻪ، ﻓﻠﻢ ﻧﺴﺘﻄﻊ ﺃﻥ ﻧﺘﻜﻠﻢ ﺛﻢ ﻗﺎﻝ » : ﺃﻭﻟﺌﻚ ﺇﺧﻮﺍﻧﻜﻢ ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻓﻲ ﻧﻌﻴﻢ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ، ﻓﺼﺎﺭﻭﺍ ﺭﻣﻴﻤﺎً ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻨﻌﻴﻢ ﻭﺍﻟﺴﺮﻭﺭ « ، ﻗﺎﻝ» : ﺛﻢ ﻳﺒﻜﻮﻥ ﻭﻳﻨﺎﺩﻭﻥ ﺑﺎﻟﻮﻳﻞ ﻭﺍﻟﺜﺒﻮﺭ ﻭﺍﻟﻨﻔﻴﺮ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻔﺴﻬﻢ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ: ﻳﺎ ﻭﻟﻴﺘﻨﺎ ﻟﻮ ﺃﻧﻔﻘﻨﺎ ﻣﺎ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻨﺎ ﻣﺎ ﺍﺣﺘﺠﻨﺎ ﻓﻴﺮﺟﻌﻮﻥ ﺑﺤﺴﺮﺓ ﻭﻧﺪﺍﻣﺔ

Artinya: Rosululloh SAW bersabda: Sesungguhnya ruh-ruh orang mukmin datang setiap malam jumat pada langit dunia. Lalu mereka berdiri di depan pintu-pintu rumah mereka. Masing-masing mereka memanggil-manggil dengan suara yang memelas: 
“Wahai isteriku (suamiku), anakku, keluargaku, dan kerabatku! Sayangilah kami dengan sesuatu, maka Alloh akan merahmati kalian. Ingatlah kami, jangan kalian lupakan!

Sayangilah kami dalam keterasingan kami, minimnya kemapuan kami dan segala apa yang kami berada di dalamnya. Sesungguhnya kami berada dalam tempat yang terpencil, kesusahan yang yang panjang dan duka yang dalam. 
Sayangilah kami, maka Alloh akan menyayangi kalian. Jangan kalian kikir kepada kami dengan memberikan doa, shodaqah dan tasbih.
Semoga Alloh memberikan rasa nyaman kepada kami, sebelum kalian sama seperti kami. Sungguh rugi!, Sungguh menyesal! Wahai hamba Alloh! Dengarkanlah ucapan kami, dan jangan lupakan kami. Kalian tahu bahwa keutamaan yang berada di tangan kalian sekarang adalah keutamaan yang sebelumnya milik kami. Sementara kami tidak menafkahkannya untuk taat kepada Alloh. Kami tidak mau terhadap kebenaran, hingga ia menjadi musibah bagi kami. Manfaatnya diberikan kepada orang lain, sementara pertanggungjawaban dan siksanya diberikan kepada kami”.

Masing-masing mereka memanggil-manggil sebanyak 1000 kali: “Kasihanilah kami dengan satu dirham atau sepotong roti!”

Lalu Rosululloh menangis, dan kamipun (para sahabat) menangis. Dan kami tidak mampu bicara. Rosululloh bersabda: Mereka adalah saudara-saudara kalian yang sebelumnya berada dalam kenikmatan dunia. Dan kini mereka menjadi debu setelah sebelumnya berada dalam kenikmatan dan kegembiraan.

Rosululloh SAW bersabda: Lalu mereka menangis dan mengucapkan kutukan kepada mereka sendiri dan berkata: “Celakalah kita! Jika kami menafkahkan apa yang kita miliki, maka kita tidak akan membutuhkan ini”. Lalu mereka pulang dengan penyesalan”.

Dan juga diterangkan dalam I'anah Attholibiin :
ﺇﻋﺎﻧﺔ ﺍﻟﻄﺎﻟﺒﻴﻦ (142 /2) ﻭﻭﺭﺩ ﺃﻳﻀﺎ ﺇﻥ ﺃﺭﻭﺍﺡ ﺍﻟﻤﺆﻣﻨﻴﻦ ﺗﺄﺗﻲ ﻓﻲ ﻛﻞ ﻟﻴﻠﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺗﻘﻒ ﺑﺤﺬﺍﺀ ﺑﻴﻮﺗﻬﺎ ﻭﻳﻨﺎﺩﻱ ﻛﻞ ﻭﺍﺣﺪ ﻣﻨﻬﺎ ﺑﺼﻮﺕ ﺣﺰﻳﻦ ﺃﻟﻒ ﻣﺮﺓ ﻳﺎ ﺃﻫﻠﻲ ﻭﺃﻗﺎﺭﺑﻲ ﻭﻭﻟﺪﻱ ﻳﺎ ﻣﻦ ﺳﻜﻨﻮﺍ ﺑﻴﻮﺗﻨﺎ ﻭﻟﺒﺴﻮﺍ ﺛﻴﺎﺑﻨﺎ ﻭﺍﻗﺘﺴﻤﻮﺍ ﺃﻣﻮﺍﻟﻨﺎ ﻫﻞ ﻣﻨﻜﻢ ﻣﻦ ﺃﺣﺪ ﻳﺬﻛﺮﻧﺎ ﻭﻳﺘﻔﻜﺮﻧﺎ ﻓﻲ ﻏﺮﺑﺘﻨﺎ ﻭﻧﺤﻦ ﻓﻲ ﺳﺠﻦ ﻃﻮﻳﻞ ﻭﺣﺼﻦ ﺷﺪﻳﺪ ﻓﺎﺭﺣﻤﻮﻧﺎ ﻳﺮﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺗﺒﺨﻠﻮﺍ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﺗﺼﻴﺮﻭﺍ ﻣﺜﻠﻨﺎ ﻳﺎ ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻥ ﺍﻟﻔﻀﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻜﻢ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﺃﻳﺪﻳﻨﺎ ﻭﻛﻨﺎ ﻻ ﻧﻨﻔﻖ ﻣﻨﻪ ﻓﻲ ﺳﺒﻴﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺴﺎﺑﻪ ﻭﻭﺑﺎﻟﻪ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﻭﺍﻟﻤﻨﻔﻌﺔ ﻟﻐﻴﺮﻧﺎ ﻓﺈﻥ ﻟﻢ ﺗﻨﺼﺮﻑ ﺃﻱ ﺍﻷﺭﻭﺍﺡ ﺑﺸﻲﺀ ﻓﺘﻨﺼﺮﻑ ﺑﺎﻟﺤﺴﺮﺓ ﻭﺍﻟﺤﺮﻣﺎﻥ ﻭﻭﺭﺩ ﺃﻳﻀﺎ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺃﻧﻪ ﻗﺎﻝ ﻣﺎ ﺍﻟﻤﻴﺖ ﻓﻲ ﻗﺒﺮﻩ ﺇﻻ ﻛﺎﻟﻐﺮﻳﻖ ﺍﻟﻤﻐﻮﺙ ﻳﻨﺘﻈﺮ ﺩﻋﻮﺓ ﺗﻠﺤﻘﻪ ﻣﻦ ﺍﺑﻨﻪ ﺃﻭ ﺃﺧﻴﻪ ﺃﻭ ﺻﺪﻳﻖ ﻟﻪ ﻓﺈﺫﺍ ﻟﺤﻘﺘﻪ ﻛﺎﻧﺖ ﺃﺣﺐ ﺇﻟﻴﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ

Artinya: Ada hadis juga sesungguhnya arwahnya orang mukmin datang disetiap malam jum'at kelangit dunia dan berdiri dekat rumah mereka dan memanggil-manggil penghuni rumah dengan suara yangg sedih sampai 1000x
"Wahai keluargaku, wahai kerabatku, wahai anakku wahai orang yang menempati rumahku dan memakai pakaianku dan membagi harta-hartaku apakah salah satu diantara kalian ada yang ingat pada kami, adakah yang memikirkan ketidak adanya kami,,kami berada dalam penjara yang panjang/lama dan benteng yang kuat, kasihilah kami maka Alloh akan mengasihi kalian dan janganlah kalian kikir sebelum kalian menjadi seperti kami wahai hamba-hamba Alloh sesungguhnya anugrah yang kalian raih/ terima itu juga ada pada kami dan kami tidak menginfakkannya dijalan Alloh sedangkan hisab dan cobaan itu menimpa kami sedangkan kemanfaatan itu untuk selain kami"
maka jika arwah-arwah tersebut tidak memperoleh apa-apa maka arwah-arwah tersebut memperoleh kerugian.
Juga ada hadis dari Nabi SAW sesungguhnya beliau berkata:

"Tidaklah ada seorang mayyit dikuburannya kecuali seperti orang yang tenggelam yang minta pertolongan dia menanti kiriman doa dari anaknya, saudaranya atau temannya, ketika ia mendapatkannya maka ia sungguh bahagia mengalahkan kebahagiaan dunia seisinya.

Untuk itu temen-temen semuanya marilah kita Do'akan, Bacakan, Surah Al-Fatihah di Khususkan kepada Ahli Qubur Kita, Bacakan Surah Yaasin, Kirimkan Kepada Almarhum/mah serta Handay Tolan dan semuanya saja yang termasuk Family kita agar mereka tenang. di Alam sana, setiap malam dan khususnya malam Jum'at,

Jangan Lupa ziarahilah Kubur-kuburnya agar kelak nanti setelah kita wafat kitapun mendapat manfaat dari anak cucu kita yang mendoakan kita. Ingat apa yang ahli Qubur rasakan saat ini, kita semua pun akan merasakannya jua, jadi perbanyak kirimlah do'a dan bacaan Al-Qur'an Hadiahkan kepada merka.

Jangan Khwatirkan tidak sampai ke Arwah mereka yakin dan pasti sampai, karena itu merupakan Amalan-amalan Ahlissunnah, Terima Kasih semoga yang sedikit ini bisa membawa kebaikan untuk kita bersama khususnya bagi Penulis, Billahi taufiq Wal Hidayah wal 'afwu minkum.